Jasa Pembuatan Perahu Nelayan Di Desa Tempirai

Tempirai, 8 Januari 2018

Memasuki musim hujan air di sungai rawa pada desa tempirai mulai pasang, dengan pasangnya air pada sungai kegiatan di perairan desa mulai aktif kembali dimana banyak masyarakat memanfaatkan ini untuk mencari ikan disungai.

Oleh karena itu, masyarakat membutuhkan perahu untuk dapat mencari ikan disungai-sungai tersebut dan kesempat ini dapat menjadi suatu peluang usaha untuk para penyedia jasa pembuatan perahu dimana profesi ini sebenarnya bukanlah pekerjaan utama di desa tempirai karena pekerja ini hanya dikerjakan jika ada permintaan saja,Bapak Anto merupakan salah satu penyedia jasa pembuatan jasa perahu ini mengaku untuk pekerjaan ini tidak menentu dan bukanlah sebuah pekerjaan utama bagi dirinya.

Proses pembuatan perahu

 “ Pekerjaan ini saya kerjakan jika ada pesanan saja,karena pesanan pembuatan perahu sendiri musiman saja . Untuk biaya sendiri saya meminta sekitar 700 sampai 1 juta tergantung dari ukurannya, untuk waktu sendiri saya dapat mengerjakan satu buah perahu kalau tidak ada kendala 1 minggu sudah selesai’’- tutur bapak Anto.

Jasa pembuatan perahu ini sendiri terbilang cukup ekonomis karena harga dalam pembuatan satu buah perahu hanya di hargai sekitar 700 ribuan hingga jutuaan rupiah, karena dalam pembuatan perahu sendiri memerlukan beberapa bahan dalam pembuatanya sendiri diantaranya papan kayu,cat kayu, lem/dempul kayu, paku,dan beberapa peralatan tambahan lainnya.

Bapak anto sedang mengerjakan pesanan pembuatan perahu

Waktu yang dibutuhkan dalam pengerjaan sendiri memerlukan sekitar 7 hari saja untuk satu buah perahu, untuk ketahanan sendiri perahu dapat bertahan sekitar 2-3 tahun jika perawatanya bagus dapat lebih dari 3 tahun.

Perahu yang masih tahap pengerjaan

Kendala yang dihadapi para pembuat perahu ini sendiri adalah modal dalam pembuatan perahu sendiri karena menurut bapak anto sendiri kendala utama dalam pembuatan usaha ini adalah modal karena untuk membuat perahu sendiri meraka harus menggunakan dana mereka sendiri dulu jika perahu selesai baru di bayar oleh pembeli. Oleh sebab itulah terkadang Bapak Anto meminta 50 % terlebih dahulu dari pembuatan perahu itu pun ada yang mau ada juga yang tidak mau dalam memberikan DP terlebih dahulu. Beliau berharap agar ada peminjaman modal usaha agar profesi ini menjadi profesi tetap dan bukan profesi musiman karena menurutnya bisnis ini dapat membuka peluang pekerjaan baru di desa sendiri.

Peralatan yang digunakan dalam pembuatan perahu

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan