Buah ini Tumbuh Liar Di Desa Tempirai Namun Enak Dimakan Yuk Cek ?

Tempirai, 8 Desember 2017

Desa Tempirai memiliki luas hutan yang cukup luas dimana banyak ditumbuhi oleh banyak tumbuhan yang bermacam-macam , namun ternyata beberapa tumbuhan ini dianggap tumbuhan liar yang kurang dikembang biakan oleh masyarakat.

Walau dianggap tumbuhan liar oleh warga sekitar ternyata tumbuhan ini ternyata enak dimakan dan tidak beracun bagi tubuh manusia , tumbuhan ini sangat banyak tumbuh pada area kebun petani karet. Namun bagi sebagian petani  beberapa tanaman ini di basmi karena dapat menggangu kualitas getah yang dihasilkan dari tanaman pohon karet . tetapi ada juga petani yang tetap menjaga tanaman tersebut agar tetap lestari. Berikut tanaman liar yang enak dimakan tersebut :

  1. Buah Keduruk                                                                                                                                                                                                                                         

Ya buah keduruk adalah bahasa yang sering digunakan masyarakat sekitar untuk menyebut buah yang satu ini, buah ini memiliki ciri warna kehitaman dan tekstur kasar tanaman ini banyak tumbuh di area kebun petani .Konon buah ini dapat digunakan untuk meyembuhkan bekas luka dengan cara batang pohon dibakar setelah mengeluarkan getah , getah inilah yang dapat digunakan untuk menghilangkan bekas luka tersebut dengan cara  dipoles pada bekas luka.

  1. Buah Beti                                                                                                                                                                                                                                                    

Buah yang identik dengan warna putih banyak tumbuh pada pinggiran sungai , buah ini ukuran yang kecil walau begitu buah ini memiliki rasa yang manis dan lunak namun ada juga yang kurang manis tetapi kebanyakan memiliki rasa yang manis , buah ini terjadi pada saat memasuki musim hujan dan akan tumbuh banyak sekali dipinggiran sungai.

  1. Buah Jambu Sia

Jambu Sia adalah tanaman liar yang banyak tumbuh di kebun karet petani buah ini memiliki 2 yaitu rasa asam manis , buah ini berbentuk seperti memiliki mahkota dan berwarna hijau saat matang dan lembut serta ukuran daun pada tanaman cukup lebar. Selain buah yang dapat dikomsumsi daun pada tanaman ini juga dapat dimanfaatkan juga untuk alas makanan , pembukus nasi , dan untuk bungkus dalam pembuatan tempe.

  1. Buah Keduruk Hutan

Berbeda dengan jenis buah keduruk sebelumnya keduruk ini memiliki buah yang ukuran agak kecil dan berwarna ungu rasa buah ini juga manis dan memiliki daun yang berbulu halus sehingga jika di sentuh akan serasa kasar. Ukuran batang pohon sekitar ukuran pinggang orang dewasa. Tumbuhan ini banyak tumbuh dekat pada sekitar batang pohon karet.

  1. Buah Kerendingan

Buah kerendingan memiliki keunikan tersendiri  dalam urusan rasa bagaimana tidak buah ini sedikit berbeda dengan buah-buah pada umumnya, Buah ini jika anda makan akan merubah seluruh makanan yang anda makan terasa manis , minsal anda meminum air putih maka akan terasa manis , makan nasi akan terasa manis , dan bahkan jika anda terlalu banyak memakan buah ini cabai pun akan terasa manis heeee…… karena buah ini akan merubah seluruh bagian lidah anda merasakan sensasi manis semua namun, jangan takut karena efek dari buah ini hanya beberapa jam saja setalah itu akan pulih kembali tapi saran saya  jangan kebayakan dalam mengkomsumsi nanti tidak kembali normal heeee.

  1. Buah Kayu Nyamuk

Mendengar namanya saja apa yang terpikir oleh pembaca ? apakah buah ini berbentuk seperti nyamuk heee….bentuk buah ini tidak seperti namanya tetapi memiliki warna seperti nyamuk mungkin karena itu dinamakan buah kayu nyamuk atau mungkin karena banyak nyamuk yang suka makan buah ini heee…. Entah yang jelas buah ini enak dimakan  dan aman dikomsumsi rasanya yang manis tetapi jika belum matang buah ini akan terasa kelat dan asam namun jangan memakan biji buah ini ya, karena sangat terasa pahit jadi yang dimakan hanya bagian daging buahnya saja. Keberadaan buah ini agak jarang dijumpai karena sudah mulai jarang ditemui.

  1. Buah Seletop

Gambar Buah Seletop

sumber : http://www.indragiri.com/wp-content/uploads/2017/04/seletup.jpg

Buah ini mungkin didaerah lain mungkin hanya berbeda namanya saja , untuk didesa tempirai buah ini dinamai buah seletop. Bentuk dari buah ini hamper mirip dengan tomat versi mungil karena mungkin masih keluarganya pak tomat dan buk tomat hee… tetapi buah ini hanya juga jarang ditemui karena menurut penulis buah ini hanya dijumpai saat petani ingin membuat ume (Ladang sawah) saat itulah banyak buah ini tumbuh dengan liar. Rasa dari buah ini sendiri manis dan agak sedikit memiliki rasa hampir dengan tomat jika matang buah ini berwarna ke emasan dan diselemuti seperti kelambu yang menutupi dari buah ini.

  1. Buah Kelumbi

Sumber : http://1.bp.blogspot.com/-SsbUVsSvnq8/T0Bm2ySSu2I/AAAAAAAAAvY/BDz0MDeo44s/s1600/1.jpg

Buah ini umumnya juga banyak juga didaerah lain, kelumbi buah ini memiliki cita rasa yang asam karena rasanya yang asam buah ini banyak digunakan masyarakat untuk rujak dan asam pada makanan serta dapat dibuat dalam bentuk sambal.

  1. Buah Rembiye

     Sumber : http://4.bp.blogspot.com/-B3AzeCC4uyQ/VTSgCBg5cAI/AAAAAAAABkM/1x90pQwIYRk/s1600/Almaiyani%2Byusna.jpg

            Buah ini berbuah musiman bentuknya yang hampir sama seperti buah kelumbi tadi namun ukuranya lebih besar dan memiliki rasa yang berbeda buah ini jika dimakan metah akan terasa kelat , buah ini harus di asapi atau bahasa tempirai di salai dengan begitu buah ini akan terasa manis dan gemuk .

 

Itulah beberapa buah yang tumbuh secara liar didesa tempirai namun enak dimakan sebenarnya masih banyak buah lainnya, mungkin dikesempatan lainnya penulis akan melanjutkan informasi mengenai apa saja buah yang tumbuh liar didesa. Namun  penulis berpesan agar para masayarkat agar menjaga tanaman tersebut tetap lesatari karena dengan begitu kita menjaga  alam dan juga mewaris kepada anak cucu kita  tentang buah-buah ini kalau bukan kita siapa lagi yang akan melesatarikannya.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan